08 Mei 2011

Pemahaman Tentang Ilmu Pendidikan Islam



Memahami pendidikan Islam berarti harus menganalisis secara rinci suatu aspek utama dari misi agama yang diturunkan kepada umat manusia melalui Muhammad SAW, abad 14 yang lalu. Islam sebagai petunjuk Illahi yang mengandung implikasi kependidikan yang mampu membimbing dan mengarahkan manusia menjadi seorang mukmin, muslim, muhsin dam muttaqin melalui proses tahap demi tahap.

Manusia sebagai makhluk Tuhan, telah dikaruniai Allah kemampuan- kemampuan dasar yang bersifat rohaniah dan jasmaniah, agar dengannya manusia mampu mempertahankan hidup serta memajukan kesejahteraannya. Kemampuan dasar manusia tersebut dalam sepanjang sejarah pertumbuhannya merupakan modal dasar untuk mengembangkan kehidupannya disegala bidang. Sarana utama yang dibutuhkan untuk pengembangan kehidupan manusia tidak lain adalah pendidikan.

Sejalan dengan pemikiran Ilmiah dan filosofis dari pemikir- pemikir kependidikan muslim, maka sistem nilai- nilai itu kemudian dijadikan dasar bangunan pendidikan Islam yang memiliki daya lentur normatif menurut kebutuhan dan kemajuan masyarakat dari waktu ke waktu.keadaan demikian dapat kita saksikan dinegara- negara dimana islam dikembangkan melalui berbagai kelembagaan pendidikan formal dan non formal.

Menurut buku yang saya baca, yaitu Ilmu Pendidikan Islam oleh Prof. H. M. Arifin, M. Ed.
Bahwa model kelembagaan Pendidikan Islam yang tetap berkembang dalam masyarakat Islam diberbagai tempat, merupakan wadah yang okomodatif terhadap aspirasi umat islam yang berorientasi kepada pelaksanaan misi Islam dalam tiga dimensi pengembangan kehidupan manusia, yaitu :

* Dimensi kehidupan duniawi yang mendorong manusia sebagai hamba Allah untuk mengembangkan dirinya dalam Ilmu pengetahuan, keterampilan dan nilai- nilai yang mendasari kehidupan yaitu nilai- nilai Islam
* Dimensi Kehidupan Ukhrawi mendorong manusia untuk mengembangkan dirinya dalam pola hubungan yang serasi dan seimbang dengan Tuhannya.
* Dimensi hubungan antara kehidupan duniawi dan ukhrawi mendorong manusia untuk berusaha menjadikan dirinya sebagai hamba Allah yang utuh dan peripurna dalam Ilmu pengetahuan dan keterampilan, sekaligus manjadi pendukung serta pelaksana nilai- nilai agamanya.

Sejalan dengan misi agama Islam yang diturunkan Allah kepada manusia, proses kependidikan Islam berusaha merealisasikan missi itudalam tiap pribadi manusia yaitu " Menjadikan manusia sejahtera dan bahagia dalam Cita Islam "
Adapun metode dasar untuk mendidik manusia agar mampu mengembangkan diri dalam kehidupan yang makin luas dan kompleks, terutama dalam memahami, menghayati dan mengamalkan missi agama Islam, berpangkal pada kemampuan " membaca " dan " menulis " dengan kalam; tidak saja sekedar " membaca " tulisan atau " menuliskan " hasil pengamatan akan tetapi juga membaca, memahami, dan menjelaskan gejala alamiah yang diciptakan Tuhan dalam alam semesta ini.
Dengan mengetahui segala sesuatu yang terhampar dialam semesta dan berada dibalik alam semesta, barulah manusia dapat beriman melalui kesadarannya. Jadi dengan melalui proses "membaca" dan "menulis" dan "mengetahui", kemudian beriman, manusia baru dapat menduduki tingkat atau derajat yang tinggi. Pengetahuan itulah yang mengantarkan manusia yang selalu berfikir dan menganalisa gejala alam kearah " berilmu pengetahuan " yang dilandasi dengan dzikir kepada Allah menghasilkan berbagai jenis perangkat alat- alat tekhnologi untuk memajukan kesejahteraan hidup didunia dan kebahagiaan nya di akhirat melalui Ilmu Pendidikan Islam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar