26 Maret 2010

PEMBAHASAN SOAL FILSAFAT

PEMBAHASAN SOAL FILSAFAT


A. Pengertin Filsafat Ilmu
Filsafat Ilmu adalah suatu tinjauan kritis tentang Pendapat-pendapat ilmiah dewasa ini dengan perbandingan terhadap kriteria-kriteria yang dikembangkan. Menurut ”Lewis white Beck” filsafat ilmu membahas dan mengevaluasi metode-metode pemikiran ilmiah serta mencoba menemukan dan pentingnya upaya ilmiah sebagai suatu keseluruhan.

Filsafat ilmu merupakan suatu bagian filsafat, yang mencoba berbuat bagi ilmu apa yang filsafat seumumnya melaksanakan pada seluruh pengalaman manusia filsafat melakukan 2 macam hal, disatu pihak, ini membangun teori-teori tentang manusia dan alam semesta. Serta menjanjikannya sebagai Landasan-landasan bagi keyakinan dan tindakan, di lain pihak, filsafat memeriksa secara kritis segala hal yang dapat di sajikan sebagai suatu landasan bagi keyakinan atau tindakan, termasuk teori – teorinya sendiri, dengan harapan penghapusan pada kesalahan.
1. Ciri-ciri berfikir Filosofis
a. Berpikir dengan menggunakan disiplin yang tinggi
b. Berpikir secara sistematis
c. Menyusun suatu skema konsepsi, dan menyeluruh

2. Tujuan mempelajari filsafat ilmu
a. Sebagai dasar dalam bertindak
b. Sebagai dasar dalam mengambil keputusan
c. Untuk mengurangi salah paham dan konflik
d. Untuk bersiap menghadapi dunia yang selalu berubah

B. Manfaat Mepelajari Filsafat Ilmu
Secara umum tujuan mempelajari Filsafat Ilmu adalah kita akan tahu tujuan/maksud ilmu itu diciptakan /dibuat. Adapun beberapa manfaat mempelajari filsafat ilmu lainnya yaitu :
a. Kita dapat mencari solusi /Jawaban terhadap masalah –masalah yang tidak dapat dijawab oleh ilmu dan solusi / jawaban tersebut bersifat spekulatif. Sehingga kita mempunyai sandaran/pinjaman untuk memecahkan kehidupan bermasyarakat.
b. Kita menjadi mengerti dan memahami Ilmu dengan pengkajian yang berkaitan dengan objek Ilmu itu sendiri, sehingga kita dapat mengetahui bagaimana kita memperoleh Ilmu dan bagaimana dampak etisnya bagi kehidupan masyarakat pada umumnya.
.) Pokok bahasan yang dipelajati dalam filsafat Ilmu berfikir dengan mengacu pada kaidah –kaidah tertentu secara disiplin dan mendalam sehingga setiap masalah substansi mendapat pencemaran yang mendalam untuk mencapai kebenaran jawaban dengan cara yang benar sebagai memfestasi kecintaan pada kebenaran.

C. Sejarah Filsafat Ilmu
Perkembangan Ilmu pengetahuan hingga seperti sekarang ini tindakan berlangsung secara mendadak, melainkan melalui proses bertahab, dan Evolutif, karenanya untuk memahami perkembangan Ilmu dimulai dari peradaban Yunani dan diakhiri pada Zaman perak u
1. Zaman Prayunani kuno berkkisal antara 4 juta – 20.000 tahun SM, disebut juga zaman baru, karenanya pada masa itu manusia masih menggunakan batu sebagai peralatan, selanjutnya abad ke – 15 sampai 6 SM, manusia telah menemukan besi lembaga dan perak untuk berbagai peralatan, yang pertama kali digunakan di Irak, pada abad 6 SM di Yunani lahirnya Filsafat, disebut the greak miracle
Beberapa faktor yang mendahului lahirnya Filsafat di Yunani yaitu :
a. Mitologi bangsa Yunani
b. Kesusastraan Yunani
c. Pengaruh Ilmu Pengetahuan pada waktu itu sudah sampai di timur Kuno.
2. Yunani Kuno merupakan awal kebangkitan filsafat secara umum,
Karena menjawab persoalan disekitarnya dengan rasio dan meninggalkan kepercayaan terhadap mitologi atau tahayyul yang irasional selanjutnya pada waktu athenc dipimpin oleh perikles kegiatan politik dan filsafat dapat berkembang dengan baik. Terakhir zaman hellenisme, disebut sebagai zaman keemasan kebudayaan Yunani, dengan tokoh yang berjasa adalah ISKANDAR AGUNG (356-323 SM) dari meledonia, salah seorang murid Aristoleles.
3. Zaman perlengahan, ditandai dengan tampilannya teolog di lapangan Ilmu Pengetahuan, para Ilmuannya hampir semua ialah para teolog, sehingga aktifitas Ilmiah terkait dengan aktifitas keagamaan, semboyan yang berlaku bagi ilmu pada masa itu adalah ancilla theologia atau abdi agama.

4. Zaman Runasance, berarti lahir kembali sebagai manusia yang bebas untuk berpikir. Zaman ini menjadi indikator bangkitny kembali independensi Rasionalitas manusia, karena sudah tercatat banyaknya, penemuan spetakuler, seperti teori heliosentris oleh copernicus, yang merupakan pemikiran revolusioner, dan kemudian di dukung oleh JOHANES KEPLER (1571-1630) dan GALILEO GALILEI (1569-1642).
5. Zaman moderen, dekenal juga masa rasionalisme, yang umum di zaman moderen degan tokoh utama RENE DESCRATES (1596-1650) yang dikenal sebagai Bapak filsafat moderen, memperkenalkan metode berfikir deduktif logis yang umumnya diterapkan untuk Ilmu alam.
6. Zaman kontemporer, pada abad ke-20 hinga sekarang, bidang fisika menempati kedudukan paling tinggi dan banyak dibicarakan oleh filsu

Tokoh-tokoh yang menonjolkan lainnya yaitu :
1. ROGER BACON
2. COPERNICUS
3. TYCHO BRAHE
4. YOHANES KEPLER

Menurubacon bahwa pengalaman menjadi landasan utama bagi awal dan ujian akhir bagi semua Ilmu pengetahuan, filsafat harus dipisahkan dari theologi, ia berpendapat bahwa akal dapat membuktikan adanya Allah, akan tetapi mengenai hal-hal lain dalam theology hanya dikenal melalui wahyu menurutnya kemenangan iman adalah besar sejak logo filsafat Ilmu mengalami perkembangan besar, terutama sejalan dengan pesatnya perkembangan Ilmu dan teknologi.

D. lmu Referensi Buku Mata Kuliah Filsafat
a. Diantaranya adalah
- Filsafat Ilmu
- Pengantar Filsafat Ilmu
- Filsafat Ilmu dan Penelitian
- Filsafat Ilmu dan Perkembangan
- Islam sebagai Ilmu


c. Isi dari salah satu buku tersebut, diantaranya buku ”Pengantar Filsafat Ilmu” dalam buku tersebut dijelaskan bahwa manusia sebagai makhluk pencari kebenaran dalam perenungannya, yaitu agama, Ilmu pengetahuan dan Filsafat Agama mengantarkan kebenaran, dan Filsafat membuka jalan untuk mencari kebenaran. Buku ini juga menjelaskan apa itu Filsafat, apa bedanya dengan Ilmu pengetahuan serta hubungannya antara Filsafat dengan agama, perkembangan dan kegunaan Filsafat
Hubungan Filsafat dan Agama
1. Filsafat adalah Ilmu Pengetahuan yang otonom
2. Kontrakdisi kehidupan konkrik manusia
3. Filsafat dengan causa Prima
4. Filsafat dan eksistensi wahyu Allah
5. Sikap orang terhadap Ilmu Pengetahuan, Filsafat dan agama

E. Ciri-ciri Filsafat Moderen/Barat
Diantara Ciri-ciri Filsafat moderern/Barat yaitu ingin menghidupkan kembali rasionalisme keilmuan subyektivitas (Induvidualisme), humanisme dan lepas dari pengaruh atau dominasi agama (gereja). Aliran-aliran Filsafat moderen pada pokoknya adalah ketiga hal diatas, tapi abad ke-20 muncul berbagai aliran idealisme, pontivisme, evoluonisme, materialisme, neokantiantisme, prakmatisme, Filsafat hidup, fenomenologi, eksistensialisme, neothonisme.

Ciri-ciri Filsafat Barat
- Materialistis : mementingkan materi, kehidupan duniawi
- Rasionalistis : mendewasakan akal atau pemikiran
- Individualistik : Memberikan perhatian besar kepada manusia sebagai individu
- Prakmatis : Memenringkan kegunakan praktis
- Sekuler 1 : Memisahkan Dunia dengan akhirat

F. Beberapa Istilah dalam Filsafat
a. Rasionalisme
adalah keyakinan kepada pemikiran yang lebih mendewasakan akal atau pemikiran
b. Pragmatisme
Merupakan aliran paham dalam Filsafat yang tidak bersifat mutlak (absolut) tidak doktriner tetapi relatif, tergantungkepada kemampuan manusia
c. Al-Afaq
Adalah alam semesta
d. Epistimologi Ilmu
berkaitan dengan manusia sebagai alat untuk mencapai objek / cara dan proses subyek mencapai obyek.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar